Karya Tulis RR

Minggu, 24 Februari 2013

Malaysia Ternyata Pakai Kereta Diesel Buatan Madiun


Jakarta - Perusahaan kereta api asal negeri jiran Malaysia yaitu Keretapi Tanah Malayu Berhad (KTMB) ternyata telah menggunakan kereta penumpang buatan PT Industri Kereta Api (INKA). 

Kereta tersebut dirancang dan diproduksi di pabrik INKA yang berlokasi di Madiun, Jawa Timur. BUMN produsen kereta api ini telah mengirim kereta penumpang bermesin diesel ke negera tetangga Indonesia tersebut.

"INKA kirim kereta penumpang ke Malaysia. Itu gerbongnya dan keretanya. Kereta kayak diesel, itu 100% made in Indonesia," tutur Direktur Utama INKA Agus H Purnomo kepada detikFinance, Kamis (21/2/2013).

Seperti diketahui, INKA menerima pesananan 16 unit kereta penumpang dari Keretapi Tanah Malayu Berhad Malaysia yaitu 12 unit Air Conditioned Second Class (ASC), 2 Unit Power Generating Car (PGC) dan 2 unit Air Conditioned Buffet Car (BC). 

Namun, Agus tak menyebut berapa nilai pembelian kereta penumpang asal Madiun tersebut. Setelah Malaysia, Filipina, dan Thailand juga sedang menjajaki pembelian kereta dan gerbong penumpang buatan INKA.

"Rencananya Filipina dan Thailand. Bangladesh juga mau," cetusnya.

kiriman: yudi

Anas Urbaningrum Jadi Tersangka Kasus Hambalang


Jakarta - KPK kembali mengguncang dunia politik Tanah Air lewat kasus korupsi politikus. Kali ini, 'korbannya' adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dia jadi tersangka korupsi Hambalang.

"Kami menetapkan mantan anggota DPR AU sebagai tersangka," Jubir KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (22/2/2013).

Soal keterlibatan Anas dalam kasus Hambalang sudah pernah diungkapkan mantan wakil bendahara umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Ada beberapa penerimaan uang dan barang yang diduga sebagai 'kado' terima kasih karena membantu memenangkan PT Adhi Karya sebagai penggarap proyek.

KPK mencari bukti-bukti keterlibatan Anas dalam kasus ini selama hampir setahun sejak kasus bergulir. Akhirnya, kini Anas pun resmi tersangka dan terancam masuk bui.

Apa Pendapatmu?
---------------------------------------------------------------------------

sumber: detik.com